Rabu, 28 Mei 2008

27 Mei

Apakah memburu kehidupan yang di inginkan,

Bisa dirasakan sebagai suatu kesalahan !!!

aku telah mengawali perjalanan ini

Dengan berbekal harapan.

aku tlah pergi jauh, berjuang dengan sedemikian teguh.

Aku berfikir kepada diriku tentang diriku

Menurutnya, siapa dirinya itu ?

Siapa dirinya itu yang menganggap dirinya begitu istimewa ?

Siapa dirinya itu, yang mengira memiliki kemampuan

untuk mendapatkan apa yang ia inginkan dari kehidupan?

PIKIRAN PEMULA




Berkonsentrasilah pada kekosongan.

Singkirkan semua pikiranmu.

Kamu harus menciptakan kondisi kosong untuk bisa

Secara terbuka menerima kehidupan yang menjadi milikmu.

Dengan begitu kamu akan menemukan Pikiran Pemula”

Selasa, 27 Mei 2008

HIDUP YANG BERTUJUAN


Mengetahui apa yang kamu tidak ketahui adalah awal dari semuanya. Itulah awal dari hidup yang bertujuan. Hidup bertujuan berarti bahwa apa yang kamu lakukan selaras dengan siapa dirimu. Kejernihan tujuan, hati yang terbuka, dan pikiran yang dipenuhi gairah memberi kita kekuatan untuklmengendalikan “jalan”. Hidup berdasarkan pilihan , dan bukan peluang, itulah yang dimaksud dengan menjalani hidup yang bertujuan.

Jumat, 23 Mei 2008

always

When you need a shoulder to cry on,
Remember that I have a warm embrace,
Ready to offer comfort.

When you think I'm being too tough,
Remember that which does not kill you
Makes you stronger.

When you need a friend to listen,
Remember that I am here for you,
Always.

When you doubt me,
Remember that I once knelt at your feet,
Washing them in service to you.

When you lose faith in yourself,
Remember that I never did,
Nor ever will.

aku dan kamu

Kalau kata orang lain cinta itu indah lebih indah dari mutiara, aku katakan sahabat itu lebih indah
Kalau kata pujangga, tak ada yang lebih indah dari sebuah puisi kasmaran, aku katakan kehilangan adalah puisi tak tergantikan

Maafkan aku akan segala laku salah,
Maafkan aku karena kita tak sejalan,
Maafkan aku bila kita berbeda pandangan,
Maafkan aku karena memilih ujung yang tak sama

Tapi kemarikan sebelah tanganmu, biar kurangkul dalam langkahku
Berjalanlah disampingku dan kucoba bantu kau menemukan jalan baru
Tapi jangan memaksaku selalu ada untukmu
Karena aku punya hidup, kau punya hidup, dan hidup kita berbeda

untuk rembulan


"akan kunikmati luka ini dengan penuh ikhlas dihati...
aku sadari kebersamaan kita terbangun diatas rasa yang berbeda"
ketika kulihat rembulan
seakan beri harapan
hapuskan semua kenangan
yang tercipta dalam perjalanan
ketika diri ini terbuai dalam mimpi
rembulanpun melangkah pergi...
dari luka yang tak kelihatan
mengalir darah
yang tak berwarna
telah hilang separuh nyawa
hanya lara yang terasa
langkahku seiring angin
hadirku bersama hujan kemanapun kupergi,
mendung selalu menyertai jiwaku laksana malam
hatiku rindukan bintang...

My life

Somehow it got into my room.
I found it, and it was, naturally, trapped.
It was nothing more than a frightened animal.
Since than I raised it up.
I kept it for myself, kept it in my room,
kept it for its own good.
I named the animal, My Life.
I found food for it and fed it with my bare hands.
I let it into my bed, let it breathe in my sleep.
And the animal, in my love, my constant care,
grew up to be strong, and capable of many clever tricks.
One day, quite recently,
I was running my hand over the animal's side
and I came to understand
that it could very easily kill me.
I realized, further, that it would kill me.
This is why it exists, why I raised it.
Since then I have not known what to do.
I stopped feeding it,
only to find that its growth
has nothing to do with food.
I stopped cleaning it
and found that it cleans itself.
I stopped singing it to sleep
and found that it falls asleep faster without my song.
I don't know what to do.
I no longer make My Life do tricks.
I leave the animal alone
and, for now, it leaves me alone, too.
I have nothing to say, nothing to do.
Between My Life and me,
a silence is coming.
Together, we will not get through this.