Senin, 13 April 2009

ADA RINDU UNTUKMU


ADA RINDU UNTUKMU

Mick 63mB3l2 712


Kasih, kau begitu kusayangi

Di dekatmu ada kehangatan yang terasa

Di sampingmu ada senyuman berbau harapan

Kuteringat kenangan disaat pertemuan



Sekarang kau tak disampingku

Kau pergi meninggalkanku

Walau sementara namun aku tak mampu

Ada rindu disetiap kesendirianku



Satu bulan mungkin waktu yang lama

Namun aku akan terus mencoba untuk setia

Dan menjaga rasa yang kupunya

Walau ku tak tahu rasa apa yang kau punya



Kasih, ada rindu untukmu

Dari dalam hati kecilku

Akankah rindu itu sampai kepadamu

Yang kini tak disampingku



Ada rindu merasuk dikalbu

Membuat hatiku seringkali layu

Karena kehilangan sosok dirimu
yang sempat mengisi malam-malamku



Kapan lagi kuberterus terang

Kau begitu indah ketika kulihat dengan mata telanjang

Kasih, satu yang ingin kusampaikan

Ada rindu mencengkam lamunan



Palembang, 11 April 2009


Kamis, 09 April 2009

MENANTI JAWABMU





MENANTI JAWABANMU

Mick 63mB3l2 712




“Dengarkah kau akan seruan hatiku !.”
Yang selalu membayangi dalam kalbu
Yang telah membuatku terlalu lama menunggu




“Dengarkah kau !, apakah kau mendengarnya !.”
Perasaan yang tak mampu kutahan lagi
Hati yang terlalu lama menanti.




“Apakah kau mendengarnya !.”
“Aku Mencintaimu”
“Tapi mengapa !, mengapa kau membisu
Mungkinkah hatimu ragu




“Apakah kau mendengar seruanku !.”
Ku ingin jawaban darimu
Lelah menanti hal itu
Hatiku pun menanggung rindu

Selasa, 07 April 2009

KAU SELALU DIHATI


KAU SELALU DIHATI

Mick 63mB3l2 712

Tiada rasa bimbang didadaku

Yang telah memilih dirimu

Tiada rasa ragu dihatiku

Karena janjimu bersemi didalam kalbu



Padamu sang bintang

Padamu sang bulan

Ku ingin kau menjadi saksi abadi

Dimalam yang sunyi ini



Sambutlah hati dan perasaan ini

Yang selalu menjaga dan melindungi

Yang selalu setia menemani

Kasihku hanya untukmu, hingga akhir nanti


TAK INGIN MENCINTAIMU

TAK INGIN MENCINTAIMU

Mick 63mB3l2 712

Didepan mataku kau begitu indah
Seakan dirimu memancarkan sinar abadi
Yang menerangi ruang jiwa ini


Didekatmu aku begitu tenang
Seakan kuberada didalam ruang harapan
Kau membuatku melupakan masa lalu
Yang selalu membayang-bayangi kesendirianku


Kau duduk disampingku dimobil itu
Seakan sayangmu hanya untukku
Suaramu menentramkan hatiku
Yang sempat luka dimasa lalu


Kau genggam jemari-jemari tanganku
Begitu erat
Dengan penuh kehangatan
Dengan penuh perasaan


Sakitnya hatiku dahulu
Membuatku menutup rapat-rapat ruang hatiku
Yang sempat ternoda
Dan membekas dijiwa


Tapi, kini kau hadir
Menemani diriku, menerangi jiwaku
Membuatku membuang jauh-jauh masa lalu
Kini ku ingin membuka lembaran baru


Tapi aku tak mampu
Karena bayang-bayang masa lalu
Selalu menyelimuti hatiku disetiap kalbu


Aku begitu menyayangimu
Tapi aku tak ingin mencintaimu
Walaupun didalam hatiku kecilku
Aku menginginkah hal itu

Sabtu, 04 April 2009

Siapa yang Salah


SIAPA YANG SALAH


Mick 63mB3l2 712


Ketika yang terjadi tidak seperti yang diharapkan

Ketika yang dialami begitu menyakitkan

Banyak orang yang saling menyalahkan

Ketika yang tejadi di lapangan begiti menyedihkan


”Siapa yang disalahkan !.”

Apakah murni karena alam

Atau mungkin kelalaian manusia

Yang tidak bisa menjaga alam sekitarnya


Ketika tangis menyelimuti ibu pertiwi, air matapun tak terhenti

Kejadian yang sungguh diluar kendali

Tak ada lagi kini raut muka yang ceria

Yang ada hanya bayangan kesedihan, ketakutan dan penyesalan


”Siapa yang Salah !.”

Kini seruan itu yang selalu terucap dihati.

Dan menjadi masalah bangsa ini

Tidakkah mereka tahu semua itu adalah kuasa sang ilahi


Kamis, 26 Maret 2009

SUNGGUH

dimalam yang kelam.

bulan, aku ingin kau memberitahukan kepadanya betapa aku ingin didekatnya.

bintang, sampaikan padanya aku ingin dia menerangiku lagi dimalam yang kelam untuk menemaniku tidur disampingku....seperti dulu.



senja tlah tiba.

tapi ketika ku buka mataku, aku tak melihat dia disampingku.

"kemana dia !."

" apakah kehadiran dia hanya satu hari !."

padahal pelukan dan genggaman tangannya begitu erat di malam itu.

padahal ku yakin dia membutuhkanku.

Jumat, 13 Maret 2009

Syukur Alhamdulillah

terima kasih ya allah,

karena telah memberikn lentera yang sempat padam.

kini dia telah menyinari hatiku kembali

dengan cahayanya.

dengan cinta yang begitu indah.

kini tak ada lagi altar pemujaan cinta

yang ada hanya keinginan untuk berjumpa.

dulu aku telah mengecewakannya.

kini aku akan menebusnya

dan menjaga janji setia yang pernah ku ucapkan padanya.